Viewtiful Friday: Lenggoksono & Bolu-bolu Beach

5/18/2015


LIBUR TELAH TIBA. HORE!
KALI INI, FASTA DIAJAK MAIN KE PANTAI YANG AREANYA DI  KABUPATEN MALANG. TEMEN-TEMEN SERING CERITA PENGALAMANNYA MAIN KE PANTAI LENGGOKSONO DAN BOLU-BOLU, KATANYA SIH ASIK BANGET. SELAIN LOKASINYA YANG BERDEKATAN, VIEW-NYA JUGA BIKIN SEGER BUAT SIAPA AJA YANG BUTUH VITAMINSEA. LET’S START IT NOW!

Bareng Mbak Dini dan Mas Ferry─temen komunitas, rencana dadakan #mainsebentar ke pantai akhirnya gak sekedar jadi wacana. Actually, kami bertiga sama sekali gak kepikiran buat mantai. Mulai dari Fasta yang saltum─salah kostum, gak bawa peralatan mandi dan baju ganti, sampai gak adanya bekal buat jaga-jaga kalau kelaperan. Hmm..

Pukul 09.00 WIB perjalanan baru dimulai dari Kota Malang. Masih dipending sama agenda religinya Mas Ferry buat sholat Jumat. Aku dan Mbak Dini nungguin di depan masjid. Sampai ceramah agama sholat Jumat pun kita sempet nyimak. Tapi gak terlalu paham, soalnya pake bahasa Jawa Kromo Inggil. 

12.30 WIB, kami melanjutkan perjalanan. Cuaca panas dan bikin ngantuk. Apalagi masih butuh dua setengah jam lagi untuk sampai destinasi. Berhubung kami lebih fokus pada tujuan, hal itu gak ter-la-lu bermasalah, hihi.

Biasanya, medan yang harus dilewati untuk ke pantai itu jauh, terjal, dan pasti penuh tantangan. Pengalaman pribadi udah membuktikan. Dan benar, semakin dekat dengan destinasi, itu semua semakin terasa. Jalan bebatuan, tebing curam, tikungan tajam, dulu-duluan sama truk-truk pengangkut pasir yang speed-nya udah pasti pelan, sampai lokasi begal-able yang ada di kawasan hutan pun terlewati dengan sukses. 

Pantai Lenggoksono

Kedatangan kami disambut oleh hamparan pasir kuning keeemasan dan warna-warni batu alam. Semakin dekat pesisir, gelombang ombak semakin terasa. Rasanya tertantang banget buat lama-lama di Pantai Lenggoksono ini. 

Perahu-perahu kecil yang biasa disebut Jungjung oleh masayarakat sekitar berjajar di pesisir pantai. Beberapa orang memilih berteduh di bawah pohon untuk menghindar dari teriknya matahari. Sesekali terasa sejuk oleh angin pantai. Bodo amat sama kulit item, lebih seru main air! Moreover, kita bisa manjat dan duduk-duduk santai di atas batu-batu besar yang ada di sekitar pantai. View-nya pun juga asik buat foto.



Pantai yang terletak di antara dua tebing hijau ini jadi favorit para nelayan. Katanya, di sana ada banyak lobster, cumi-cumi, cakalan, dan ikan-ikan. Para wisatawan yang didominasi anak muda sepertinya excited sama kegiatan nelayan di sana. Mereka sampai mengerubungi nelayan yang berhasil mendapat tangkapan banyak hewan laut. Seru nih bisa mempelajari budaya masyarakat Lenggoksono secara langsung!

Ada satu yang bikin sedih. Sampah. Konsekuensi buat area wisata mana aja yang udah banyak dikenal, banyak dikunjungi, otomatis sampah juga jadi mudah ditemui. Dengan catatan kalau wisatawan dan masyarakat sekitar tidak menjaga kebersihan. Nah, di Pantai Lenggoksono juga punya beberapa titik yang dikotori oleh sampah bungkus makanan. Kalau kamu wisatawan yang baik, jangan cuma kenangan aja yang dibawa balik, sampahnya juga ya..

Pesona pantai memang gak ada matinya. Banyak orang yang memilih untuk melepas penat, bersenang-senang, atau sekedar mencari pengalaman baru di sana. Well, kali ini Fasta akan ngajak kamu ke beberapa spot wisata yang seru buat snorkeling and swimming

Pantai Bolu-bolu

Letak Pantai Bolu-Bolu cukup terpencil. Kira-kira 4 kilometer dari Pantai Lenggoksono. Ada dua alternatif untuk mencapai ke sana, jalur darat dan laut. Kalau kamu pengen dapet sensasi jalan-jalan atau gowes di sana, recommended banget ambil jalut darat. Disarankan jangan pakai sepeda motor karena track-nya terjal dan curam.

Hmm, seru kali ya ke Bolu-bolu naik perahu Jungjung? Setelah bernegosiasi─dan gagal dengan pengemudi perahu, kami bertiga dan rombongan wisatawan lainnya memadati permukaan Jungjung. Total sepuluh penumpang termasuk seorang pengemudi.

Perjalanan menuju Pantai Bolu-bolu asik banget! Kurang lebih selama 15 menit kami bisa bebas menikmati birunya lautan, birunya langit yang terbentang luas, hijaunya tebing-tebing yang kokoh di pinggiran pantai, dan ombak yang luar biasa gedenya. Itu semua sukses bikin kami semua teriak-teriak kegirangan di tengah laut!

Nah, ini yang tadi Fasta bilang lokasi yang pas buat snorkeling and swimming. Wisatawan juga banyak yang nge-camp di Bolu-bolu demi bisa nikmatin indahnya bintang-bintang dan sunrise di pantai. 

Pasir dan air laut Bolu-bolu punya warna yang lebih cerah daripada Pantai Lenggoksono. Mungkin karena letaknya yang jarang dijangkau manusia kali ya. Jadi rasanya lebih bersih aja. Kalaupun ada sampah, itu juga sampah alam. Seperti ranting dan dedaunan. 

Hal yang gak bisa kita dapetin di pantai lain, bebatuan di Bolu-bolu punya bentuk yang unik.  Tau bentuk candi kayak gimana, kan? Secara alami bebetuan besar di Bolu-bolu punya bentuk yang sama dengan candi. Seperti potongan bebatuan yang disambung-sambung menjadi satu. Bahkan potongan-potongan batu tersebut keliatan disusun dengan rapi. Subhanallah-nya, itu total hasil karya alam.

Sambil berenang dan snorkeling, kamu juga bisa explore indahnya Pantai Bolu-bolu. Gak sedikit yang foto-foto dan bikin underwater video di sana. Yang bikin menantang sih pas gelombang ombak lagi gede-gedenya. Baru di bibir pantai aja udah bisa keseret atau kelempar sampai 2 meter. Wuih! Having fun sih boleh, asal tetep pastiin kalo kita gak lupa sama keselamatan ya, Guys!

Photos taken by: 
Ferry YOT

Price: 
Rp 5.000 untuk tiket masuk
Rp 50.000 tarif perahu Jungjung menuju Pantai Bolu-bolu

Quick tips:
Di pagi hari, kamu bisa lebih mudah dapetin perahu Jungjung tanpa harus lama-lama antre. Kalau pengen snorkeling, mending pas pagi atau siang, karena kalau sore ombak lagi gede-gedenya.

Pantai Lenggoksono, Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Pantai Bolu-bolu, Desa Purwodadi, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur

You Might Also Like

6 komentar

  1. Wah seru ya kak ;;) sayangnya aku g d ajakin :D wjwjw

    ReplyDelete
  2. fasta kalo dolan gak ajak-ajak... ooooh gitu yah sekarang.

    ReplyDelete
  3. Lenggoksono gw udah. Bolu2 belum, maren mau naik perahunya gada duit. Hiks. Btw 50k itu per orangnya ta?

    ReplyDelete
  4. oke fine, gak ngajak ngajak kalo maen.
    cukup tau, oke cukup tau ajaaa
    pengen banget kesini tapi belom sempet hiksss -___-

    ReplyDelete
  5. Gue diajak tapi pas gue gak bisa haha

    ReplyDelete